Selasa, 10 April 2012

Mencari kebahagiaan di dasar hati
Suatu ketika Tuhan di kelilingi para malaikat-Nya. Dia duduk disinggasana-Nya di syurga, senang dengan ciptaan-Nya. Di bawah-Nya terbentang alam semesta nan indah. Planet bumi terlihat jauh lebih indah dibanding planet lainnya. Di sanalah Dia menciptakan kehidupan. Daun-daun bergoyang ditiup angin, burung-burung berkicau menyambut matahari pagi, dan ikan ikan menyenandungkan harmoni di lautan. Planet ini akan terus menciptakan dan menjaga kehidupan.Sungguh sebuah prestasi yang membanggakan. Dia mengucapkan selamat kepada paramalaikat atas kerja keras mereka. Lalu berkata, “Tugas kita sudah selesai, kecuali satu tugas yang tersisa. Kita harus menemukan tempat untuk menyembunyikan rahasia kehidupan agarmanusia tidak menyalah gunakannya.”
Seorang malaikat dengan cepat menemukan ide. “Kita tempatkan saja di puncak gunung yang paling tinggi dan tak terjangkau.”Tuhan termenung beberapa lama, “Jangan aku bisa melihat manusia bisa mendaki kepuncak gunung yang paling tinggi sekalipun.”Malaikat kedua mengajukan usulnya, “Jika demikian kita tempatkan saja di dasar laut, sudah pasti manusia tidak akan menjangkaunya.”Tuhan menjawab, “Aku sudah memberikan manusia kepandaian kepada manusia. Akubisa melihat mereka bisa menciptakan mesin yang akan membawa mereka ke dasarlautan yang terdalam sekalipun.”Malaikat ketiga maju dengan idenya, “Tuhan, saya tahu tempat persembunyian paling bagus. Kita sembunyikan saja dalam hati mereka sendiri. Mereka takkan pernah berpikir sampai ke sana.”
Maka, barang siapa yang ingin menemukan kebahagian sejati dalam hidupnya.Temukan di dalam hati sanubari, tempat Tuhan “bersemayam”di bumi.

0 komentar:

Posting Komentar

Video ABA

Mengenai Saya

Trimakasih Telah Berkunjung di Blog Kami Semoga Bermanfaat

Popular Posts

Blog Archive

Follow by Email